Sabtu, 09 Juni 2012

Makalah Presentasi Komputer diBidang Perbankan

TUGAS PRESENTASI KOMPUTER

v      Fitrianika                             1141173402098
v      Kodariah                              1141173402160
v      SitiKhotimah                        1141173402178
v      ShintiaTitipani                     1141173402156
v      AchmadFarhanudin              1141173402167

Peranan TIK dalam Bidang Bisnis dan Perbankan
Peranan TIK dalam bidang bisnis dan perbankan sangat besar karena tujuan dari bisnis dan perbankan adalah untuk mencari keuntungan yang diperoleh dari hasil transaksi, baik barang maupun jasa. Penggunaan alat bantu TIK merupakan keharusan untuk mengembangkan dan memajukan bisnis dan perbankan.
Pada bidang bisnis, biasanya sistem komputer digunakan untuk memproses gaji, data statistik, dan akunting (keuangan). Sistem komputer melakukan otomatisasi pekerjaan-pekerjaan rutin kantor. Banyak bisnis sudah menggunakan sistem komputer untuk pengawasan stok barang, membuat laporan keuangan, meramal, dan merencanakan bisnis masa depan.
Dalam dunia perbankan, komputer dipergunakanuntuk menghasilkan informasi bagi pihakmanajemen bank sendiri dan juga untukmeningkatkan pelayanan kepada nasabah dengan baik. Dewasa ini, hampir setiap bank memiliki sistem on-line yang memungkinkan antara satu  cabang bank dengan cabang lainnya dapat saling berhubungan sehingga dapat membantu para nasabah melakukan transaksi., Sistem on-line juga memungkinkanmu untuk melakukan pengiriman uang dari (antarbank yang berbeda). Selain itu, pihak bank juga menyediakan fasilitas-fasilitas berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa Kartu Kredit (Credit Card), Kartu Debit (Debit Card), serta Kartu ATM (Automated Teller Machine) atau Anjungan Tunai Mandiri yang memberikan kemuclahan para nasabah untuk melakukan hampir semua transaksi dalam berbelanja.
                                Perkembangan teknologi komputer di perbankan
Semakin majunya teknologi di dunia transaksi perbankanpun mulai menggunakan teknologi berbasis komputer untuk mempermudah transaksi dengan nasabah. yang tadinya melayani nasabah dengan harus bertemu / nasabah datang ke cabang-cabang bank yang disediakan oleh bank yang dia gunakan untuk menabung/infertasi menjadi lebih mudah karena bank mulai mengunakan teknoligi berbasis komputer dan sekarang sudah bisa mengakses lewat internet bahkan dengan mobile “HP” dengan SMS sudah banyak diterapkan bank.
               
                                Kriteria pemilihan teknologi perangkat lunak perbankan
Lembaga keuangan di Indonesia, termasuk bank, sudah lebih cepat dan intensif dibandingkan sector atau jenis industri lainnya dalam menerapkan teknologi computer dalam memberikan pelayanannya ke nasabah. Jasa-jasa ini meliputi pembayaran komputerisasi (pemindahan dana melalui computer dengan fasilitas jaringan komunikasi datanya); jasapenyetoran dan pengambilan dana secara otomatis melalui ATM atau berbagai jenis kartu plastic; homebanking dan internet banking serta fasilitas pelayanan lainnya. Beberapa contoh jenis teknologi computer tersebut diantaranya mesin Automated Teller Machine (ATM), berbagai jenis kartu kredit, Point of sales (POS), dan otomatisasi kliring.
Kriteria pemilihan software computer perbankan yang baik sesuai dengan kebutuhan bank secara umum berdasarkan pertimbangan-pertimbangan berikut:
          1. Kemampuan dokumentasi atau Penyimpanan Data      
          2. Keluwesan (Flexibility)
          3. Sistem Keamanan
          4. Kemudahan penggunaan (user friendly)
          5. Sistem Pelaporan (Reporting system)
          6. Aspek Pemeliharaan
          7. Source Code
          8. Struktur informasi dan hubungan antar sub sistem aplikasi bank
Trend Product System InformasiPerbankan:
*Saat ini bank ritel di Indonesia memiliki produk dan layanan:
          Tabungan
          Deposito
          Giro
          Kartu Debit
          Kartu Kredit
          Perdagangan Bank Notes, Valas, dsb
Layanan On Line Banking
          Seperti ungkapan futurolog teknologi Nicholas Negroponte; bahwa dunia makin lama makin digital. Hal ini ditengarai oleh pesatnya perkembangan transaksi bisnis dan kegiatan non-bisnis yang makin beralih ke pemanfaatan komputer on-line.
          Dipicu oleh perkembangan Internet, makin meningkatnya kemampuan hardware dan software dengan kecepatan tinggi dan penyebaran komputer, makin menyadarkan nasabah bank akan berbagai kemudahan yang didapatkan dengan ketersediaan layanan On-line banking.
          Saat ini standar layanan ritel banking kelas dunia seperti Chase Manhattan Bank, Bank Of America (BOA) bagi nasabahnya bukan saja menyediakan transakasi real-time, namun banyak lagi produk layanan berbasis on-line seperti:
 -Packet software keuangan (Quicken, MoneyOne, BankNow)
 -Packet Entreprise Resourches Planning (ERP software) yang tentunya sangatdibutuhkan dalam mengelola bisnisnya.
Kesemua software bantuan tadi dapat diakses, berkattersedianya portal khusus yang dimiliki oleh setiap Bank.
KetersediaanTeknologi&DampaknyaBagiPerbankan:
  1. Internet
  2. Intranet
  3. Extranet
  4. World Wide Web (www)
  5. E-Commerce
  6. E-Retail
  7. E-Government
  8. E-Resourches
  9. LAN–sharing
  10.  Portal
Kesimpulan
          Pengembangan lokasi layanan perbankan saat ini nyaris sudah tidak mungkin, penambahan produk baru juga tidak akan beranjak jauh dari inovasi sekitar mobile-banking dan ekstensifikasi layanan private banking, yang semula diarahkan ke nasabah-nasabah kelas kakap saja. Layanan financial planning yang semula sangat terbatas, kini semakin marak dan dimungkinkan dengan terbukanya peluang untuk memadukan produk-produk asuransi, pasar-modal dan dana-pensiun ke dalam layanan perbankan. Teknologi yang diperlukan sifatnya menjadi sangat individual dan tergantung pada profil dan kebutuhan masing-masing nasabah. Yang penting adalah bahwa perkembangan saat ini menunjukkan bahwa layanan jasa-keuangan sedang bergerak ke arah konvergensi di antara keempat jenis produk tersebut. Untuk itu maka perlu adanya penambahan di bidang perbangkan untuk menajukan di sekitar mobile-banking dan ekstenfikasi layanan prifate banking khususnya di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar